Riau Biru

  • Breaking News

    WWF mendukung Pemerintah Kecamatan Bandar Laksamana dalam Pencegahan Karlahut Gambut

     

    Serah terima satu set alat pemadam kebakaran di Kantor Camat Bandar Laksamana. Foto: Kamaluddin/WWF-ID

    KBRN, Bengkalis: Program optimalisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut perlu dilakukan sinergitas dengan berbagai pihak untuk mewujudkan upaya-upaya yang dapat dilakukan bersama. 

    WWF Indonesia bersama berbagai stakeholders telah melakukan beberapa kegiatan, diantaranya melakukan rehabilitasi atau restorasi pada lahan gambut yang terdegradasi, terutama di desa-desa intervensi di Kecamatan Siak Kecil, Bukit Batu dan Bandar Laksamana yang melibatkan kelompok masyarakat.

    “Pentingnya kolaborasi dan sinergi berbagai pemangku kepentingan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan gambut menjadi fokus utama yang sangat penting untuk ditingkatkan di tahun 2021 dan yang akan datang. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga lingkungan dari berbagai dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran“,kata Samsul Kamar, Senin (26/4/2021)

    Ditambahkannya, kegiatan utama dalam pelibatan masyarakat secara langsung yaitu pendampingan dan penguatan kelompok masyarakat peduli bencana (MPB) dalam rangka pencegahan dan pengendalian kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Kecamatan Bandar Laksamana begitu juga kegiatan restorasi vegetasi melalui penanaman pada lahan gambut, yang telah dilakukan WWF Indonesia.

    “Sejauh ini, kebakaran lahan gambut yang terjadi di Kecamatan Bandar Laksamana terkendala oleh beberapa hal, salah satunya yaitu terbatasnya alat pemadaman kebakaran. Personil yang turun di lokasi kebakaran cukup banyak dari berbagai kalangan, instansi dan juga masyarakat namun tidak dapat bekerja dengan maksimal karena terkendala keterbatasan jumlah alat pemadam kebakaran yang tersedia”,urai Samsul Kamar.

    Terkait hal tersebut WWF Indonesia-Program Riau memberikan pinjam pakai satu set ministrike pump kepada Pemerintah Kecamatan Bandar Laksamana sebagai upaya pemadaman saat terjadi kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Bandar Laksamana. Camat Bandar Laksamana saat menerima pinjam satu set ministrike dari WWF menyatakan, alat tersebut sangat bermanfaat dan akan dipergunakan sesuai dengan peruntukkannya. “Alhamdulillah pada hari ini, Senin 26 April 2021 kami selaku Camat Bandar Laksamana telah menandatangani Berita Acara serah terima pinjam pakai peralatan sarana dan prasarana penunjang pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Selaku Camat Bandar Laksamana mengucapkan terima kasih kepada WWF Indonesia Program Riau yang telah membantu dengan model izin pinjam pakai berupa satu set mesin jenis ministrike pump”,ungkap Camat Acil Esyino.

    Mesin ini sebagai sarana dan prasarana penunjang untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan gambut. Sarpras pemadaman ini akan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan akan dilaporkan secara periodik untuk kondisi dan kelengkapannya. Mudah-mudahan kedepannya jika terjadi kebakaran hutan dan lahan kita sudah memiliki sarpras yang menunjang kegiatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan gambut. Selanjutnya kami pemerintah Kecamatan Bandar Laksamana Kab. Bengkalis Prov Riau, menyatakan mendukung sepenuhnya kegiatan WWF Indonesia terutama dalam kegiatan restorasi gambut di Giam Siak Kecil Bukit Batu.


    Sumber: RRI Bengkalis

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad